• Nanda Indrawati Universitas Atma Jaya Yogyakarta


The governments of Indonesia and Singapore have signed a Flight Information Region (FIR) adjustment agreement on January 25, 2022. FIR is an area used for aviation services and preparedness services provided. With the signing of this agreement, the FIR over the Riau and Natuna Islands, which since 1946 has been controlled by Singapore, was taken over by Indonesia. This article will discuss the opportunities and challenges to signing the agreement. This research will use normative juridical research methods, namely legal research using secondary data through tracing of regulations and literature related to the problem to be studied. The results showed that the signing of the FIR boundary adjustment agreement emphasized the air sovereignty owned by Indonesia as an archipelagic country in accordance with the provisions in the 1944 Chicago Convention and 1982 UNCLOS so that from an economic point of view it added income to Indonesia. On the other hand, there are still problems caused because for lanes in air space below 37,000 feet are still delegated to Singapore for 25 years. Another issue is related to the mastery of technology that Indonesia must continue to develop its technology so that it can take over the entire FIR area.


Hakim, Chappy Berdaulat di Udara Membangun Citra Penerbangan Nasional, (Jakarta:Kompas Media,2010)
Istanto, Sugeng. Hukum Internasional, (Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka, 2010)
Kusumaatmadja, Mochtar dan R.Agoes, Etty, Pengantar Hukum Internasional, (Alumni: Bandung, 2020)
Sefriani, Hukum Internasional Suatu Pengantar, (Depok:Rajawali Pers, 2018)
Mauna, Boer, Hukum Internasional Pengertian,Peranan, dan Fungsi dalam Era Dinamika Global, (Alumni:Bandung,2015)
Fahrazi, Mahfud, “Pengelolaan Flight Information Region di Wilayah Kepulauan Riau dan Natuna”, Jurnal Hukum :IUS Quia Iustum Universitas Islam Indonesia, Vol.26 No.2, Mei 2019
Simanjuntak, Mangisi, “Pengambilalihan Flight Information Region (FIR) Indonesia dari Singapura”, Jurnal Hukum: To-Ra Hukum Untuk Mengatur dan Melindungi Masyarakat Universitas Kristen Indonesia, Vol. 6 No.2 , Agustus 2020
Suhartono, dkk, “Realigment Flight Information Region Singapura Dalam Rangka Penegakan Kedaulatan Negara di Wilayah Udara Nasional”, Jurnal Strategi Pertahanan Udara Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Vol.5, No.1, 2019
Silalahi, Eco ,Implikasi Hukum Internasional pada FIR atas Wilayah Udara Indonesia terhadap Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, JOM Fakultas Hukum Vol 2 No. 1,2015
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1996 Tentang Perairan Indonesia
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan
Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2016 Tentang Tatanan Navigasi Penerbangan Nasional
Chicago Convention 1944
United Convention on The Law of The Sea 1982
Biro Komunikasi dan Informasi Publik, “Indonesia-Singapura Sepakati Penyesuaian FIR Pelayanan Navigasi Penerbangan di atas Kepri dan Natuna Kini Dilakukan Oleh Indonesia” diakses pada 2 Juni 2022

CNN Indonesia, "Mengenal FIR yang Diambil Alih Indonesia dari Singapura", diakses pada 30 Mei 2022
Fitria Chusna Farisa, “Sejarah FIR Indonesia Dikuasai Singapura sejak Era Kemerdekaan dan Kini Diambil Alih”, diakses pada tanggal 5 Mei 2022
Hukum Online, “Kenali UNCLOS, Dasar Hukum Imtetnasional untuk Kedaulatan Indonesia di Natuna, diakses pada 25 Mei 2022
HUmas Setkan, “ Lima elemen penting kesepakatan penyesuaian FIR Indonesia-Singapura”, diakses pada 4 Juni 2022
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, “Indonesia-Singapura Sepakati Penyesuaian FIR Pelayanan Navigasi Penerbangan di Atas Kepri dan Natuna Kini Dilakukan Oleh Indonesia”, diakses pada 23 Mei 2022, “Sebagian FIR masih dikuasi Singapura, Kehormatan RI sebagai Negara Besar Disorot” , diakses pada 25 Mei 2022, “Indonesia Dapat Untung Rp 250 Miliar Ambil Alih FIR dari Singapura”, diakses pada 25 Mei 2022, “Penyesuaian FIR datangkan Manfaat Positif bagi Indonesia, diakses pada 25 Mei 2022
Abstract viewed = 0 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times